Category Archives: Uncategorized

Dipamerkan, Hasil Kerja Gerakan 1000 di Kepulauan Seribu

Gerakan 1000 merupakan suatu inisiasi mengandung semangat meningkatkan daya dorong akselerasi pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Seribu, Jakarta. Gerakan 1000 adalah forum sinergitas program kerja kementerian/lembaga negara yang peduli terhadap pengembangan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.

Gerakan ini berkeinginan pula meningkatkan daya dukung industri kreatif di Kepulauan Seribu melalui kreativitas pembuatan film oleh anak muda. Dana pembuatan film itu nantinya akan dipergunakan untuk membangun perekonomian dan daya dukung wisata di Kepulauan Seribu.

Setelah resmi diluncurkan di Pulau Pramuka, Kab Kepulauan Seribu, pada 31 Maret 2016 lalu, Gerakan 1000 selama 1,5 tahun belakangan ini terus menggelar banyak kegiatan. Sebagai salah satu kegiatan yang sarat akan muatan nilai-nilai dari Gerakan Nasional Revolusi Mental, Gerakan 1000 menunjukkan hasil kerjanya kepada publik.

Kegiatan Aksi Nyata itu menggelar aneka acara yang antara lain berupa pameran hasil pengembangan UMKM kuliner, pertunjukan tarian tradisional, parade kapal, launching paket wisata budaya dan konservasi dengan aplikasi penanaman 1000 mangrove dan 100 bibit karang sebagai alokasi dana CSR dari PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), launching link paket wisata budaya dan konservasi serta oleh-oleh Kepulauan Seribu secara online melalui blibli.com dan program ITX dari Kemenpar, launching penggunaan aplikasi manajemen keuangan UMKM Si Apik oleh Bank Indonesia dan juga pemberian name tag secara resmi untuk crew film layar lebar ‘Elang-Impian 1000 Pulau’ oleh  crew darat (Sineas Muda Indonesia) oleh Naphtali Ivan sebagai sutradara dan Jennifer sebagai produser kepada tim pulau khususnya Pulau Kelapa Dua yang diketuai oleh S. Solehah Sari, sebagai line producer.

Acara  yang mengambil lokasi di Halaman Sekaya Maritim, Pulau Kelapa Dua ini juga memamerkan foto-foto hasil kegiatan Gerakan 1000 selama 1,5 tahun berjalan.  Acara dihadiri oleh London School of Public Relation (LSPR) sebagai Sponsor Marketing and PR untuk kegiatan Film Layar Lebar ‘Elang-Impian 1000 Pulau’, dan juga Pulau Macan yang berkontribusi sebagai Sponsor khusus terkait Scene Ekowisata Kepulauan Seribu.

sumber : http://www.viva.co.id/berita/nasional/974722-dipamerkan-hasil-kerja-gerakan-1000-di-kepulauan-seribu

Pelanggan GO-JEK Berkesempatan Gaet Mini Cooper

Pengguna setia GO-PAY, layanan dompet elektronik dari GO-JEK kini berkesempatan untuk meraih mobil Mini Cooper 5 Door. Caranya dengan menukarkan 250 poin untuk satu Lucky Voucher melalui program GO-POINTS GO LUCKY.

Melalui program undian ini, pengguna GO-PAY juga dapat memenangkan ribuan hadiah menarik mulai dari voucher GO-PAY, Sepeda Motor Royal Enfield, TV Samsung Curved, hingga gadget terbaru.

Chief Marketing Officer GO-JEK Indonesia Piotr Jakubowski mengatakan GO-POINTS GO LUCKY merupakan bentuk apresiasi terhadap pengguna setia GO-PAY dan GO-JEK.

“Berkembangnya GO-JEK selama tujuh tahun menjadi penyedia layanan berbasis aplikasi terdepan tak lepas dari kepercayaan para konsumen. Mereka (konsumen-red) memilih GO-JEK karena memberikan berbagai solusi harian yang sangat dibutuhkan. Mulai dari solusi transportasi, pesan-antar makanan, logistik hingga tiket nonton. Kepercayaan inilah yang berusaha kami jaga dan kami terus tumbuhkan,” kata Piotr dalam keterangannya.

“Dengan program GO-POINTS GO LUCKY ini kami berupaya meningkatkan kepuasan pelanggan loyal kami. Mereka berkesempatan untuk memenangkan ribuan hadiah dengan cara unik yaitu tukar poin dengan Lucky Voucher tanpa perlu poin yang tinggi,” tambahnya.

GO-POINTS yang merupakan program loyalti pelanggan bagi pengguna GO-PAY diluncurkan pada Februari lalu. Guna mengikuti program GO-POINTS GO LUCKY, pelanggan bisa menukarkan poin yang dimiliki dengan Lucky Voucher yang ada di dalam layanan GO-POINTS. Program GO-POINTS GO LUCKY terdiri dari 3 periode pengundian, dimana pada masing-masing periode pelanggan punya kesempatan memenangkan ratusan hadiah.

Sementara itu, Presenter dan pelanggan setia GO-JEK, Daniel Mananta mengaku tertarik untuk ikut serta dalam program ini. Melalui akun Instagramnya, Daniel mengajak para pengikut (follower) untuk ikut serta dalam program GO-POINTS GO LUCKY yang digelar mulai dari 1 November – 15 Desember 2017.

Selain mobil Mini Cooper 5 Door, Sepeda Motor Royal Enfield dan Samsung Curved TV, pelanggan berkesempatan memenangkan Macbook Air, Apple Watch hingga voucher GO-PAY senilai Rp 250,000. Pengundian pemenang di tiap periode akan dilakukan di depan perwakilan dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial, Kepolisian serta Notaris. Pajak hadiah untuk program undian akan ditanggung pemenang.

Saat ini, GO-POINTS memiliki ratusan reward menarik yang terbagi atas 12 kategori pilihan untuk ditukarkan oleh para pengguna GO-JEK.

Kedua belas kategori tersebut terdiri dari New Deals yang merupakan tawaran-tawaran baru, Health and Beauty berupa potongan harga untuk layanan kesehatan dan kecantikan, GO-JEK yaitu voucher yang bisa dimanfaatkan untuk layanan GO-JEK , Food and Beverages yaitu potongan harga untuk makanan dan minuman, E-commerce berupa potongan harga untuk belanja online, serta Travel berupa potongan harga untuk liburan.

Kamudian ada Lifestyle yang menawarkan potonga harga untuk berbagai macam kebutuhan, Electronics penukaran poin untuk barang elektronik, Entertainment yang menawarkan berbagai macam layanan hiburan, GO-JEK Liga bagi para pecinta sepak bola , Hobbies and Education untuk beragam tawaran layanan edukasi dan hobi, serta Services berupa potongan harga untuk beragam layanan kebutuhan harian.

sumber : https://inet.detik.com/cyberlife/d-3712617/pelanggan-go-jek-berkesempatan-gaet-mini-cooper?_ga=2.12796670.830131164.1509749218-1774681763.1508735758

RI Berpotensi Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Indonesia bisa menjadi pusat ekonomi syariah di dunia. Bank Indonesia (BI) mengungkapkan ada sejumlah cara untuk bisa mewujudkan target tersebut.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan untuk mendorong perkembangan ekonomi syariah maka harus menciptakan ruang untuk ‘penumpang’

“Jadi jangan sampai Indonesia hanya menjadi pasar dan objek pemasaran saja. Kita harus mengembangkan, misalnya pesantren untuk ekonomi syariah,” kata Perry sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (3/11/2017).

Menurut dia, pesantren adalah basis awal untuk mengembangkan potensi ekonomi syariah. Selain pesantren juga bisa dibentuk asosiasi dari setiap sektor misalnya travel, restoran hingga logistik yang syariah.

Perry menjelaskan, harus mengembangkan produk keuangan agar mendorong pertumbuhan ekonomi.Sejumlah cara tersebut harus ditopang dengan edukasi, kampanye dan sosialisasi yang baik ke masyarakat.

“Kalau di pesantren selain pendidikan agama juga harus ada kurikulum untuk ekonomi. Di perguruan tinggi juga ada yang sudah disertifikasi ilmu keuangan syariahnya,” jelas dia.

Dia menjelaskan, edukasi dan kampanye juga penting. Misalnya dengan mengampanyekan kepada masyarakat pola hidup halal. “Kampanyenya harus bagus, misalnya tidak kece kalau tidak halal. Jadi tidak hanya barokah menjadi manusia tapi juga harus maju dan berkembang,” jelasnya.

Pada 2015, volume industri halal global mencapai US$ 3,84 triliun dan diperkirakan mencapai US$ 6,38 triliun pada 2021. Sementara itu di Indonesia, meskipun pertumbuhan keuangan syariah tercatat tinggi, posisi Indonesia dalam Global Islamic Economic Indicator 2017 masih berada pada urutan ke-10.

Jika dilihat asetnya, masih sangat kecil, misalnya pasar perbankan syariah pada 2016 baru mencapai 5,3%, masih kecil sekali bila dibandingkan seluruh aset industri perbankan nasional di Indonesia. Capaian ini masih berada jauh dibawah negara-negara lain seperti Arab Saudi 51,1%, Malaysia 23,8%, dan Uni Emirat Arab 19,6%.

Selama 2016, industri keuangan syariah nasional mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi yaitu sebesar 29,84%. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Agustus 2017, total aset keuangan syariah Indonesia (tidak termasuk Saham Syariah) mencapai Rp 1.048,8 triliun, yang terdiri aset Perbankan Syariah Rp 389,74 triliun, IKNB Syariah Rp 99,15 triliun, dan Pasar Modal Syariah Rp 559,59 triliun.

Jumlah tersebut jika dibandingkan dengan total aset industri keuangan yang mencapai Rp 13.092 triliun, maka market share industri keuangan syariah sudah mencapai 8,01%.

Produk Syariah Indonesia Tertinggal

Indonesia adalah salah satu negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia. Namun untuk produk-produk syariah, Indonesia dinilai masih kalah dibandingkan negara tetangga.

“Apa kita sebagai muslim bisa terima itu? Ini sangat urgen karena pendapatan kelas menengah makin besar, sehingga kebutuhan makanan, fesyen, kosmetik, rekreasi halal makin tinggi,” kata Perry.

Untuk pemenuhan tersebut, Indonesia dinilai masih kurang jika dibandingkan negara lain. Dia menceritakan, Thailand bercita-cita untuk menjadi halal kitchen of the world. “Mulai dari beras sampai bumbu mereka sertifikasi masal secara halal. Apakah kita mau terima bumbu impor dari Thailand padahal di sini juga bisa membuat?,” imbuh dia.

Kemudian, Perry menjelaskan, China juga telah menjadi penyuplai fesyen syariah terbesar di dunia. Australia jadi penyuplai daging halal ke seluruh dunia, kemudian Korea Selatan yang sudah gencar mengampanyekan halal tourism.

“Kenapa Indonesia tidak bisa menyuplai itu semua? Memang Indonesia masih proses. Untuk itu ada sejumlah strategi agar bisa terwujud,” jelas dia.

Ketua Umum Partai Keadilan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menjelaskan untuk mewujudkan ekonomi syariah maka diperlukan sebuah sistem ekonomi yang inklusif.

Dalam hal ini, kehadiran sistem keuangan syariah dipandang sebagai sistem yang tepat. Pasalnya, sistem tersebut berlandaskan nilai-nilai keadilan, kebersamaan dan keseimbangan dalam menggerakkan roda perekonomian.

“Jika industri keuangan syariah betul-betul didorong, diperkuat dan terus dikembangkan, maka keuangan syariah akan dapat menjadi salah satu solusi utama dalam pembiayaan pembangunan di negara Indonesia, baik untuk pembangunan ekonomi umat, infrastruktur, maupun dalam pembiayaan program pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial,” pungkasnya.

sumber : https://finance.detik.com/moneter/d-3712632/ri-berpotensi-jadi-pusat-ekonomi-syariah-dunia?_ga=2.16001791.830131164.1509749218-1774681763.1508735758

Genjot Nasabah UMKM, Bank DKI Ekspansi ke Pasar

PT Bank Pembangunan Daerah DKI Jakarta atau Bank DKI punya misi menggenjot nasabah UMKM dengan terus berekspansi membuka layanan di pasar. Bank DKI baru membuka kantor di Pasar Baru Metro Atom, Jakarta.

Direktur Bisnis Bank DKI Antonius Widodo mengatakan, dengan dibukanya kantor baru di Pasar Baru, Bank DKI kini memiliki 29 kantor cabang di pasar kelolaan PD Pasar Jaya.”Kehadiran Bank DKI di Pasar Baru Metro Atom adalah sebagai upaya Bank DKI untuk terus meningkatkan layanan perbankan khususnya untuk memberikan pembiayaan mikro dan ritel kepada para pedagang pasar,” katanya dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (1/11/2017).

Lebih lanjut ia menuturkan Pasar Baru merupakan kawasan pusat perbelanjaan tertua di Jakarta dengan potensi bisnis yang besar, sehingga diharapkan dapat meningkatkan bisnis Bank DKI secara keseluruhan.

Ia menuturkan pembukaan kantor di pasar Baru Metro Atom merupakan salah satu perwujudan misi Bank DKI dalam menjadi bank transaksi pilihan UMKM dengan cara mempermudah pedagang dan pengunjung pasar untuk dapat melakukan transaksi pembayaran, baik itu melalui ATM Bank DKI, ataupun melalui sarana uang elektronik berbasis aplikasi yaitu JakOne Mobile.

Bank DKI akan menggandeng pelaku UMKM untuk dapat menjadi nasabah maupun sebagai merchant JakOne Mobile. “Dengan teknologi scan to pay pada aplikasi JakOne Mobile, nasabah hanya perlu menggunakan smartphone-nya untuk melakukan pembayaran dan secara otomatis masuk ke rekening merchant,” ujar Antonius.

Diharapkan, model transaksi non tunai ini juga akan dapat dilakukan dan ditingkatkan untuk transaksi pedagang yang ada di pasar.

Garap Potensi di Rumah Susun

Selain pembukaan kantor di pasar Baru Metro Atom, Bank DKI juga membuka jaringan kantor di Rusun Muara Baru. Dengan diresmikannya kantor layanan di Rusun Muara Baru, Bank DKI telah menempatkan kantor di Rusun-Rusun yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta sebanyak 8 rusun.

Bank DKI dalam setahun terakhir, selain di pasar DKI Jakarta, juga terus mengembangkan jaringan di Rumah susun yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta.

Pembukaan kantor di Rusun Muara Baru bertujuan untuk meningkatkan pelayanan jasa perbankan Bank DKI kepada warga penghuni rumah susun termasuk di antaranya penerimaan pembayaran retribusi Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL).

”Per Oktober 2017, total jumlah kantor Bank DKI mencapai 237 kantor layanan yang terdiri dari 28 kantor Cabang konvensional, 3 Cabang Syariah, 59 Cabang Pembantu, 12 Cabang Pembantu Syariah, 115 Kantor Kas Konvensional, 5 Kantor Kas Syariah, 5 Payment Point dan 10 Kantor Fungsional.

sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/3148243/genjot-nasabah-umkm-bank-dki-ekspansi-ke-pasar

Vakum 5 Tahun, Ismaya Kembali Hadirkan Jakarta Culinary Feastival 2017

Ismaya Live kembali gelar Jakarta Culinary Feastival. Acara promosi beragam kuliner ini diharapkan dapat memberi pengalaman bersantap bagi foodies.

Berkerja sama dengan GO-JEK, Jakarta Culinary Feastival (JCF) akan diselenggarakan oleh Ismaya Live, di Senayan City, Jakarta. Mulai tanggal 16 November – 19 November nanti. Melalui festival kuliner ini, Ismaya dan GO-Jek mengajak para pecinta makana untuk mencicipi, belajar, dan bersenang-senang di festival kuliner ini.

Berbeda dengan festival kuliner lainnya, di JCF pengunjung tidak hanya dimanjakan oleh jajaran kuliner pilihan dari Ismaya Group dan restoran lainnya, tapi pengunjung juga diajak terlibat dalam berbagai aktifitas. Mulai dari cooking show,workshop, seminar, talkshow, beverage tasting, dan cooking class.

Sederet bintang kuliner internasional dan Indonesia juga akan memeriahkan acara ini. Mulai dari Ryan Clift (Singapura), Revo (Indonesia), Renatta Moeloek (Indonesia), Jon Lee (Singapore), Gilles Marx (Indonesia), Mandis Warokka (Indonesia), Tommaso Gonfiantini (Indonesia), Chris Salans (Indonesia), Tim Ross (Singapura), Kiki Moka (Indonesia), dan pakar kuliner Sisca Soewitomo.

“JCF 2017 akan menjadi sebuah petualangan kuliner yang sangat menyenangkan untuk pencinta makanan, dan event ini sifatnya terbuka dan bisa dinikmati oleh semua kalangan dan umur,” tutur Sarah Deshita, selaku Assistant Brand Manager Ismaya Live, dalam Press Conference JFC 2017, di wilayah Jakarta Selatan (01/11/17).

Selain itu penyelenggaraan acara ini Ismaya Live dibantu dengan GO-JEK, berharap dapat bersama-sama memajukan bisnis kuliner di Indonesia. “Terakhir kali JCF dilaksanakan pada tahun 2012, dan selama lima tahun ini Ismaya Live berusaha merancang sematang mungkin, agar JCF 2017 bisa lebih sukses dari tahun-tahun sebelumnya.” ungkap Sarah.

Tidak hanya berbagai aktifitas menarik. Di festival kuliner ini, terdiri dari beberapa bagian mulai dari; restaurant area, market area, dessert & coffee area, eatery, foodtrucks, GO-FOOD Eatery, dan masih banyak lagi.

“Selain memanjakan pengunjung dengan beragam hidangan menarik, menurut saya JCF 2017 ini sekaligus menjadi wadah dalam memajukan industri kuliner tanah air. Hal ini sejalan dengan dengan visi GO-JEK melalui layanan GO-FOOD, nantinya pengunjung dapat menikmati menu-menu andalan dari 20 merchant terbaik GO-FOOD, di GO-FOOD Eatery Section.” jelas Pingkan Irwin selaku VP Marketing Core Products GO-JEK.

Festival Kuliner ini bersifat gratis dan terbuka. Sementara untuk beberapa aktifitas seperti cooking class dan lainnya, tiket dapat dibeli melalui GO-TIX. Bagi 250 orang pertama yang membeli tiket JCF 2017, akan langsung mendapatkan free ride Rp.50.000. “Saya berharap dengan adanya festival kuliner ini, orang akan lebih antusias dengan kuliner. Khususnya makanan tradisional Indonesia yang sudah mulai langka ditemui,” pungkas Sisca Soewitomo, yang turut hadir dalam acara ini.

sumber : https://food.detik.com/berita-boga/d-3710019/vakum-5-tahun-ismaya-kembali-hadirkan-jakarta-culinary-feastival-2017?_ga=2.178141669.1936704101.1509588653-1774681763.1508735758