The Social Network Movie

movie-posterDalam dunia marketing, market share adalah hal yang sangat penting, terlebih lagi untuk mereka yang mencintai bisnis online. Facebook menjadi salah satu pilihan favorit pemilik bisnis online untuk mengembangkan bisnisnya, dan masih dipercaya sangat ampuh untuk meningkatkan penjualan barang dagangannya. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita menjual barang secara oline. Temukan pelajarannya melalui ulasan film “The Social Network” berikut ini.
Pada permulaannya, The Social Network Movie adalah sebuah cerita tentang FaceBook, sebuah website yang dibuat di sebuah asrama Universitas Harvard pada tahun 2004. Website tersebut merumuskan kembali bagaimana cara orang berkomunikasi dan berinteraksi di abad 21 yang serba canggih. Tetapi pada intinya film ini tidak hanya bercerita bagaimana website facebook dibangun, melainkan bagaimana meraih sebuah keberhasilan yang dipenuhi dengan perangkap kegagalan, egoisme dan keserakahan.
Film ini diawali dengan adegan yang kuat, percakapan antara seorang remaja 19 tahun bernama Mark Zuckerberg dengan pacarnya. Sepanjang interaksi tersebut Zuckerberg menilai negatif pacarnya, mengatakan beberapa hal yang menyinggung, menghina latar belakang kehidupannya, kemampuan intelektual yang rendah serta prospek kehidupan dimasa mendatang. Setelah merasa cukup mengatakan hal-hal negatif, dia beranjak pergi sambil mengatakan kalau hubungan ini harus berakhir. Mark Zuckerberg adalah laki-laki yang mempunyai pemikiran intelektual yang tinggi, agak canggung dan sedikit punya sifat anti sosial di lingkungannya.
Hal ini juga yang akan menjadi motif dibalik proyek pembuatan FaceMash, cikal bakal dari FaceBook. Dengan facemash, mahasiswi di Universitas Harvard bisa melihat dirinya sendiri, apakah termasuk siswa yang populer di kalangan yang lain atau tidak. Mark membawa ciptaanya tersebut ke universitas, membuatnya punya masalah dengan pihak administrasi di kampus serta membuatnya menjadi mahasiswa yang terasing.
The Winklevossesdan temannya Divya Narendra berencana membuat situs jejaring sosial untuk semua mahasiswa Universitas Harvard. Mereka kemudian setuju untuk segera membuatnya.Tapi di benak Zuckerberg, ia ingin membuat situs jejaring sosial yang lebih besar, dan ide tersebut adalah FaceBook. Bersama dengan sahabat karibnya Eduardo Saverin yang juga seorang investor , maka Mark Zuckerberg membangun Facebook.
Mark Zuckerberg bersama teamnya melakukan berbagai macam promosi agar facebook lebih dikenal oleh kalangan ramai. Salah satu hal yang menarik, saat awal promosi, facebook lebih banyak diperkenalkan di kalangan pendidikan seperti sekolah maupun universitas. Fokus mereka adalah mengajak semua orang yang punya email dengan domain dot EDU (eduation yang biasa dipakai oleh universitas) menjajal kemampuan dari facebook.
Banyak terjadi pergeseran cerita, dimana Zuckerberg Saverin dan si kembar Winklevoss memberikan kesaksian tentang berbagai tuntutan hukum kepada pemilik facebook yang disebabkan melakukan beberapa transiksi bisnis yang melanggar hukum. Film ini memanfaatkan pengadilan tersebut untuk lebih melejitkan namanya supaya lebih membuat orang penasaran dengan facebook dan segera menggunakannya. Kemudian Mark Zuckerberg and Eduardo melakukan perubahan besar-besaran di facebook. Eduardo Saverin sangat baik dalam memainkan peran sebagai seorang central dalam proses pengembangan facebook.
Tidak semua cerita mengarah kepada Mark Zuckerberg. Napster, pemilik dari Sean Parker berperan penting dalam menjadikan facebook sebagai ladang untuk mencari uang. Dia bisa memainkan seorang investor dan kreator dalam menciptakan sebuah bisnis dan menjadi seorang Napster berikutnya.
Fakta yang tak terbantahkan mengenai facebook adalah bahwa di bulan Mei tahun 2005, hanya lebih dari 15 bulan setelah The Facebook dot COM diluncurkan, perusahaan telah memiliki 2.8 juta pengguna aktif dan telah memiliki ketersediaan dana (gelombang kedua) sebesar 13 juta US dollar. Dan dalam waktu 6 tahun, situs tersebut telah beralih dari tujuan awal untuk membantu mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran menjadi situs jejaring sosial yang mempunyai ratusan juta pengguna dari seluruh penjuru dunia.

Yang menjadi nilai tambah dari film ini adalah hampir semua orang yang terlibat dalam proses pembuatan situs jejaring sosial merupakan orang-orang yang masih berusia muda. Mereka memiliki jiwa semangat yang tinggi, membuat sebuah karya yang bisa diakui dan membawa manfaat bagi umat manusia diseluruh dunia.
Pelajaran dari film ini adalah ketika “Kita berada di tengah-tengah dua tuntutan hukum yang berbeda.” Melindungi bisnis dari tuntutan hukum adalah penting. Tergantung pada seberapa kecil atau besar bisnis. Gugatan dapat menekan kapan saja, dan biasanya ini terjadi bila kita tidak siap. Untuk para penjual online, pastikan situs web (eCommerce) anda mematuhi aturan anti-spam dan etiket eCommerce. Hak Cipta juga penting. Apakah semua aturan yang tersedia di bawah situs anda sudah cukup untuk melindungi bisnis anda dari penipuan (internal atau eksternal) dan tuduhan pelanggaran hak cipta.
Semoga bisa menjadi masukan untuk mereka yang mengembangkan bisnissnya melalui penjualan online.
Sumber:http://blog.fastncheap.com/the-social-network-movie/,//sevenworlz.blogspot.com/2013/05/7-film-inspirational-pemilik-usaha.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *